Pengacara Mengakui Bahwa Florence Stres Berat
Pengacara Mengakui Bahwa Florence Stres Berat
Juru bicara yang sekaligus jadi pengacara Florence Sihombing, Wibowo Malik, menyebutkan bahwa kliennya (FS) tidak dapat hadir dalam jumpa pers yang dilaksanakan pada Jumat (29/8/2014), karena alasan keamanan dirinya.
Wibowo menjelaskan, setelah
diperdebatkan di berbagai media sosial, Wibowo mengatakan bahwa Florence
mendapat banyak sekali teror. Saat ini, menurut dia (Wibowo), Florence pun
tengah mengalami stres yang sangat berat.
"Sebelumnya saya minta maaf,
Florence tidak jadi hadir ke sini (jumpa pers) dikarenakan alasan keamanan.
Florence juga banyak mendapat ancaman teror," ujar Wibowo di dalam acara jumpa
pers yang dilangsungkan di Kalui Cafe.
Wibowo juga menuturkan bahwa saat ini
Florence menerima banyak teror, baik ancaman secara fisik maupun secara mental.
Apalagi, ada juga lembaga dan komunitas yang melaporkan dirinya ke pihak yang
berwajib.
"Kita tidak dapat menyangkal bahwa
jika kita berada di posisi itu (FS) secara psikis juga akan tertekan,"
tuturnya.
Wibowo harap masyarakat untuk tidak
lagi mengirimkan tekanan maupun ancaman apapun terhadap kliennya (FS) tersebut.
Karena, saat ini kliennya (FS) sudah secara dengan tulus meminta maaf dan
berjanji tidak akan mengulangi lagi perbuatannya itu.
"Kami mohon masyarakat tidak lagi
melakukan teror. Kami juga sangat berharap agar lembaga yang melaporkan kasus
ini dapat berbesar hati dan mencabut laporannya atas FS," tandasnya.
Sebelumnya juga telah diberitakan
bahwa Florence lewat juru bicaranya (jubir) menyatakan permintaan maafnya
kepada Sultan, seluruh warga Yogyakarta serta pihak kampus UGM atas tulisan di
media sosial Path miliknya itu.
Dalam permintaan maafnya tersebut,
Florence memohon agar warga Yogya dan UGM mau memberikannya kesempatan untuk bisa
memperbaiki diri serta menyelesaikan kuliahnya disana.


0 comments:
Post a Comment